Pembelajaran Berharga
Jeneponto,
25 Juni 2026
Hai.
Hari ini
adalah hari pertama saya bertekad mau merubah habit dan hidup saya ke hidup
yang lebih positif dan lebih baik menurut saya. Rasanya masih aman, meskipun
habit buruk dan pikiran negatif masih sesekali muncul. Namun semuanya masih
terasa aman dan lancar karena memang hari pertama masih mudah katanya. Semoga
konsisten sampai hari-hari berikutnya dan mencapai hari ke-21. Aamiin.
Ada
beberapa pelajaran yang bisa saya simpulkan hari ini:
- 1. Hindari perasaan tidak enakan dengan orang lain. Saya memang adalah salah satu orang yang memiliki sifat ini. Tidak enakan dengan orang lain. Tidak enak menolak permintaan orang lain, tidak enak bicara dengan orang lain, dan semua hal-hal negatif lainnya. Karena yang terlintas dipikiran saya adalah selalu bagaimana pikiran orang lain terhadap saya jika saya menolak permintaan atau bantuannya? Bagaimana perasaan atau pikiran orang lain jika saya bicara tentang sesuatu hal itu kepada orang lain?. Namun hari ini saya berusaha melawan semua itu. Rencana beli rumah kemarin membuat saya tidak nyaman, terus kepikiran serta tidur saya tidak nyenyak beberapa hari. Awalnya saya tidak enak bicara untuk membatalkan itu. Namun hari ini saya berani speak up ke developer untuk membatalkan atau menunda rencana cicil rumah. Dan rasanya perasaan saya menjadi lega.Awalnya memang susah namun saya banyak belajar dan memahami tentang perasaan tidak enak tersebut. Bahwa perasaan itu akan membuat kita membuang energi hanya sebatas memikiran perasaan dan pikiran orang lain. Yang pada dasarnya orang lain belum tentu berfikir seperti itu. Fokuslah kepada diri sendiri karena jika terjaadi sesuatu di masa depan. Yang bertanggung jawab adalah diri kamu sendiri. Setidaknya ada 2 video yang membuat saya sedikit memahami hal tersebut. Nanti aku cantumin link videonya ya.
- 2. Sabar
dan Positif Thingking. Nah ini tuh hal yang sangat sulit sebenarnya bagi saya
selalu sabar dan melihat sesuatu dari sisi positif atau sudut pandang yang
lain. Ada beberapa kejadian hari yang berkaitan dengan ini namun saya berusaha
menahan emosi dan selalu mengalihkan pikiran saya ke sudut pandang yang lain
jika sedang negatif thinking. Semoga bisa konsisten supaya bisa terus menenangkan
hati dan perasaan. Karena saya merasa tenang jika selalu be positive terutama
dalam merespon positif suatu kejadian buruk.
- 3. Bersyukur
dan Harapan. Hari ini saya pergi melakukan pemeriksaan di Puskesmas dan Rumah Sakit.
Disana saya melihat banyak orang yang sakit. Dan saya merasa bersyukur, Allah
masih memberikan saya kesehatan yang sudah luar biasa dibandingkan orang lain
yang saya lihat di RS. Mereka rela menunggu berjam-jam, mengeluarkan tenaga,
pikiran, uang hanya untuk sehat. Terima kasih sekali ya Allah atas kesehatanmu.
Satu lagi, di puskesmas dan RS saya melihat banyak tenaga medis khusunya dokter. Terkadang saya merasa iri karena saya mau seperti mereka. Di pikiran saya enak ya bekerja sebagai dokter bisa membantu orang lain. Sebenarnya saya termasuk salah satu anak yang ketika di bangku sekolah SD-SMA bercita-cita menjadi dokter. Namun mungkin takdir Allah berkata lain dan menurut Allah profesi saya saat ini sebagai guru, itulah yang terbaik. Namun harapan saya masih terus ada, saya berdoa suatu saat nanti saya mau anak-anak saya nanti bisa berhasil menjadi dokter supaya bisa membantu banyak orang. - Satu lagi, di puskesmas dan RS saya melihat banyak tenaga medis khusunya dokter. Terkadang saya merasa iri karena saya mau seperti mereka. Di pikiran saya enak ya bekerja sebagai dokter bisa membantu orang lain. Sebenarnya saya termasuk salah satu anak yang ketika di bangku sekolah SD-SMA bercita-cita menjadi dokter. Namun mungkin takdir Allah berkata lain dan menurut Allah profesi saya saat ini sebagai guru, itulah yang terbaik. Namun harapan saya masih terus ada, saya berdoa suatu saat nanti saya mau anak-anak saya nanti bisa berhasil menjadi dokter supaya bisa membantu banyak orang.
Irfan
Comments
Post a Comment